Emye=>Klik mukaku! coretane emye: Awal Sakit
Baca dulu yo..taruh kursor di Gif ini..
Tampilkan postingan dengan label Awal Sakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Awal Sakit. Tampilkan semua postingan

SAKIT

Rasa sakit menyebabkan kita berkontemplasi, mengubah haluan.
Rasa itu mendesak kita untuk melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang berbeda.
Jika kita tetap melakukan kebodohan yang sama, kita akan terus-menerus merasa sakit baik emosional maupun fisik.
Kita mungkin saja berkata, "Seharusnya hal itu tidak menyakitkan, aku tidak mau hal itu menyakitkanku,"
tetapi kita toh tetap saja merasa sakit.
Beberapa orang berusaha agar tetap sehat, tidak sakit 24 jam sehari, 365 hari setahun.
Mereka tidak pernah menyadari bahwa "sudah waktunya mengangkat tangan mereka dari kompor yang menyala"....

Ternyata saat kita sakit, Allah juga mengirimkan 4 Malaikatnya, maka jangan mengeluh ketika sakit menderamu dan berusahalah untuk sembuh.

4 malaikat yang Allah kirimkan kepada orang sakit:

1. Malaikat pengambil kekuatan
Saat kita sakit,kita merasakan tubuh kita lemas,lesu,tak bertenaga. saat itulah malaikat mengambil kekuatan kita.

2. Malaikat pengambil nafsu makan
Biasanya saat sakit indera pengecap kita sama sekali tidak berfungsi,mual,eneg,tidak nafsu makan.Malaikat tengah mengambil nafsu makan kita hingga tidak lagi nikmat menikmati makanan seperti saat kita sehat.

3. Malaikat pengambil cahaya
Saat kita sakit wajah kita akan terlihat kuyu,pucat,tanpa cahaya.

4. Malaikat pengambil dosa
Jika kita sakit, disini kita tidak merasakan seluruhnya, karena malaikat mengambil beberapa dosa kita supaya bisa berguguran....

==================================

Mengingat 12 thn yag Lalu..Bag 3

Setelah "membereskan" masalah di bagian tangan.. Aku fokus untuk therapy refleksi saja.. Sebelumnya untuk soal tangan Aku minta untuk di rawat saja luka-luka nya dari infeksi. Aku sudah tidak perduli lagi dengan kondisinya nanti. Saat itu yang penting tidak sakit. Mengingat pergerakan sedikit saja rasanya enggak karuan...
Therapy masih berkutat dengan memancing pergerakan system syaraf vital. Mang Ujang hanya tidak berani memegang daerah sekitar perut dan tulang ekor yang patah. Tepatnya belum berani.

Namun seiring berjalan waktu.., justru yang menunggui Aku yang ikut sakit. Terutama Ibu. Ibu tidak kuat tidur di lantai walau beralaskan kasur. Apalagi harus begadang saat-saat Aku sedang merasakan sakit yang luar biasa. Akhirnya Ibu pun meminta kesediaan mang Ujang untuk mengobati Aku di rumah. Dan mang Ujang mengobati Aku setiap minggu 2-3x. Dan Kami sepakat. Akhirnya, satu malam Akupun di bawa pulang. Akupun meneruskan therapy setiap hari selasa dan jum'at kalau tidak salah. Dari jam 8'an pagi sampai jam 11.00. istirahat, kemudian di teruskan jam 1.30 siang sampai jam 4.00 sore. Setelah itu mang Ujang pulang ke Rawalo (sekitar 3-4 jam perjalanan..., capek juga ya..-Terimakasih mang Ujang, hehe..).

Setelah terus menerus di lakukan selama 3 bulan lebih...,; akhirnya ada perubahan..

Kakiku yang tadinya mati rasa, mulai merasakan sentuhan-sentuhan. Tapi responnya aneh dan merepotkan. Di bagian-bagian tertentu, apabila di sentuh langsung berefek pada pergerakan kaki atau bagian lain yang mungkin terhubung. Pernah ada kejadian; saat di pijat bagian telapak kaki, tiba-tiba kaki menghentak keras dan mendorong mang Ujang hingga nyaris terpental. Sangat kuat. Sedikit demi sedikit... kakiku mulai bisa di angkat olehku sendiri. Masih kaku dan berat, tapi lebih baik daripada sebelumnya yang benar-benar mati.. Aliran darahpun mulai terlihat. Kaki mulai menghangat.

Hal menarik lainnya adalah di bagian alat vitalku yaitu penis/ zakar. Yang tadinya benar-benar tak merespon rangsangan/ khayalan, mulai ada perubahan. Berdiri. Kami sangat senang. Indikasi yang sangat positif. Hampir setiap saat di pijat, mang Ujang becandain burungku.. gila.
Namun Aku bahagia bukan karena memikirkan hal yang terkait dengan pekembangan komponen vitalku, yaitu sex.. bukan, bukan itu..., tapi lebih kepada bayangan kesembuhan yang akan ku nikmati. Kesembuhan total kakiku. Bisa berjalan seperti sediakala.

Setelah adanya perkembangan itu, Aku dan mang Ujang semakin semangat. Sedikit demi sedikit.. kencingku yang tidak normalpun mulai ada perubahan yang signifikan.. mulai teratur. Begitupun BAB.., hanya memang untuk yang terakhir ini masih terasa sakit, (bahkan hingga sekarangpun..), sangat sakit..
Aku pun di latih untuk belajar duduk.., bahkan berdiri. Tapi tidak berhasil. Malahan pingsan. Terasa berat sekali. selalu menghitam pandangan mata, kemudian blank..

Mang Ujang seperti kecewa.., Akupun begitu. Itu terjadi di masa bulan ke 8 Aku berobat. Beberapa kali kami mencoba, selalu gagal. Aku harus melakukannya dengan perlahan-lahan. Tidak bisa sekaligus duduk ataupun berdiri. Untuk duduk bisa, tapi hanya 1 jam'an.., itupun dalam posisi duduk wanita hamil. Tidak bisa tegak.
Sampai akhirnya memasuki akhir bulan ke 9.. mang Ujang tidak datang-datang lagi. Entah kenapa.. Tidak pamit sama Bapak dan Ibu.., juga denganku.
Cuma bilang sama Kakak perempuanku dan mertua kakakku, bahwa dia malu sama Bapak dan Ibu. Setelah 9 bulan tidak bisamemenuhi janjinya untuk menyembuhkan Aku.
Padahal, kami semua tidak ada yang menyalahkannya..sedikitpun tidak ada.

Namun mang Ujang tak bergeming... tidak pernah lagi datang. Bahkan, beberapa minggu kemudian Dia pergi dari tempatnya di Rawalo itu.., entah ke mana. Sama sekali tidak ada jejaknya. Di mana Anda mang Ujang????

Akhirnya Akupun statis. Tidak berbuat apapun.., hanya merasakan rasa pegal dan sakit selama beberapa bulan.

**bersambung...

Mengingat 12 thn yag Lalu..Bag 2

Terusin.., lagi mood...

Setelah sampai Rawalo-tepatnya desa Tipar, bersebelahan dengan rumah mertua kakakku Iis, Aku sampai ke sebuah rumah yang sangat sederhana. Dengan beberapa kamar kosong.. Di rumah itulah tinggal seorang tukang urut yang bernama Ujang. Dengan 1 anak dan istrinya. Perihal Aku di therapy di sini juga di atas saran beberapa orang yang mendengar kalau Aku akan di pijat di lereng Gunung Galunggung. Berhubung letaknya yang jauh dan sulit mengaksesnya, kami kasihan sama Bapak dan Ibu seandainya hendak menunggui. Jadi akhirnya kami mencari informasi tempat alternative yang terkait dengan tempat therapy yg ada di galunggung itu atau yg punya kemampuan therapy syaraf yg selevel.. dan mang Ujang inil terkait dengan padepokan yg ada di galunggung itu-tepatnya murid dari padepokan itu.

Perlu waktu yang cukup lama proses therapy, mengingat kondisiku yang sangat parah. Akhirnya Aku di therapy. Dengan di tunggui Bapak, ibu dan semua kakak2ku.. saling bergantian. Termasuk besan Bapak dan keluarganyapun ikut membantu. Hari-hari pertama, semuanya sangat menyakitkan. Seperti tehnik tusuk jarum. Tepatnya memakai media pentol korek api dan sejenisnya. Rasanya... sangat menyakitkan !
Aku ingat, saat bagian ujung kaki di "tusuk" perlahan, sakitnya sampai ke gendang telinga dan semua otot-otot meregang.. badan menjadi kaku. Belum lagi bagian punggung, perut.. ah, gila..

Saat itu bagian yg di nilai perlu untuk sesegera mungkin di theraphy adalah daerah sekitar pantat dan kaki. Di daerah pantat bagian kanan.. semua membulat berwarna biru. Ibu bilang bekas benturan dengan aspal saat terjatuh dalam posisi duduk. Kedua kakiku mati rasa. Tak bisabergerak sedikitpun. PROBLEM BESAR. Mang Ujang si tukang pijat melakukan therapy merangsang system syaraf dengan memanasi bagian2 tertentu dengan air panas menggunakan media botol. Dalam kodisi sangat panas di tempel-tempelkan. Sangat-sangat menyakitkan. menjerit, marah lalu menangis. Pikiran, rasa dan memoriku masih normal.., tapi tak mampu berbuat banyak.., bahkan untuk melakukan aktivitas vital pribadi seperti mandi dan BAB.

Dari pukul 6 pagi-11 pagi.., istirahat. Lalu mulai lagi pukul 2 siang-4 sore. Kemudian di teruskan lagi pukul 18.45'an sampai pukul 9 malam. Nonstop selama 3 bulan. Setiap hari, selain rasa sakit saat di therapy, Aku selalu merasakn sakit di sekujur badanku.Pegal, nyut-nyutan dan sangat lemas... Tapi problem utamaku adalah saat ingin BAB dan kencing. Sangat sakit dan menyusahkan. Enggak nyaman Aku.. Bagian lain yg di therapy adalah tangan. Namun saat itu team dokter mengatakan untuk operasi tangan gue atw pijat traditional dahulu... Dan kami memilih untuk therapy dulu. Mengejar kemungkinan-kemungkinan yg akan terjadi.

Tangan hanya dibalut gips selama Aku mau. Saat itu mang Ujang merasa perlu untuk membukanya. Dan...; parah.. ternyata yang Kami kira daging yang tumbuh di bekas lubang luka, ternyata kain perban dan kain jaring-entah apa namanya, lupa..
Ada keteledoran dari pihak RS dalam hal ini. Entah dari RSUD Banjar atau RS Hasan Sadikin..
Pendek kata, daging palsu itu di lepas.. dan terlihat lubang menganga di telapak tangan kanan bagian dalam. Bahkan tulang dan otot-ototnya pun kelihatan jelas. Aku bersihin dengan cairan infus dari RS.., sakit sekali. Beberapa hari kemudian, tulang-tulang yang ada copot. persis seperti tulang sayap ayam. Aku yang melepasnya dan membuangnya. Otot-otot dan daging yang ada sudah tidak bisa mengikatnya.. mau apalagi?

Setelah itu kami memeriksa semua bagian tangan kanan.. PARAH.. Siku dan pergelangan patah semua. Dulu, RS gak bilang macam-macam... hanya bilang perlu perawatan lanjutan. Dan mereka mempersilahkan untuk memprioritaskan berobat therapy pijat refleksi lebih dulu.
Akhirnya.. Aku harus menerima lagi kenyataan bagian-bagian tubuhku yang hilang satu persatu.
Belum lagi sakit dari efek patahnya semua bagian sambungan tangan....

**bersambung....

Mengingat 12 thn yag Lalu..Bag 1

Mengingat tanggal 30 di bulan maret 12thn yg lalu. aku saat itu sudah pindah dari rumah sakit Hasan Sadikin Bandung.., tepatnya di Rawalo di tempat pijat tusuk jarum. Rasa sakit yang luar biasa yg aku rasakan, hanya itu. tidak bisa tidur sepanjang hari. bahkan ketika aku mencoba mengkonsumsi obat tidur, tak berasa sedikitpun.. Tapi aku tak sedikitpun berpikir tentang mati, apalagi ingin mati. Hanya amarah yg ada, amarah akan PENGKHIANATAN!! 

Pada saat aku sekarat aku di khianati oleh orang dekatku yang celaka bareng sama aku. Yang membawa
motor aku dan menyebabkan kecelakaan terjadi. Dia bilang ke Polisi, dan ke semua orang kalau saat kecelakaan itu Aku lagi mabok+ngebut+bw ganja,dll. ..., Hanya karena takut dimintai uang 5jt oleh keluarga korban. Mereka sedulurku bro.., dan aku belum pernah khianati mereka. AKU BENCI KHIANAT DAN PENGKHINATAN !!

 
look..