Emye=>Klik mukaku! coretane emye: Desember 2013
Baca dulu yo..taruh kursor di Gif ini..

Menunggu matimu hai asu-asu

Menunggu matimu hai asu-asu
-----------------------------------
Saya percaya pada takdirmu
Kami tidak perlu takut para asu
Ini semua akan menjadi sakitmu
Lihat kau panik melihat pedangku!

Saya katakan kami akan memburumu setiap hari
Semakin kuat dalam segala hal untuk kami
Aku akan membawa kalian ke tempat di mana kau akan menyesali dri
Gelisah jiswa setiap hari, seperti terasa mau mati

Akar akar muasal marah
Karena semua terlalu gerah
Kau selalu berucap sampah
Menumbuhkan akar akar berdarah

Malam membawa rasa beri saya kekuatan
untuk sampai ke hari lain
Dan lewati godaan setan
Membebaskanku lewati kelam


Aku akan menonton kalian panik
Terjebak oleh otak picik
Yang kalian pikir menggelitik
Tapi hadirkan rasa sakit tercekik!

Mengapa kau tidak bisa lihat?
Tak bisakah kau merasa ini adalah nyata?

#ingin membakar sejuta asu di malamku — di saat muntah mrelihat asu di berandaku.

->JADI PINTARLAH KALIAN, JANGAN JADI ORANG BODOH YA?<--

-

"Dan, Dia telah mengajarkan kepadamu, apa yang belum kamu ketahui. Dan adalah karunia Allah itu sangat besar". [QS An-Nisa:113]

#Kebodohan, merupakan tanda kematian jiwa, terbunuhnya kehidupan dan membusuknya umur.

"Sesungguhnya, Aku menginginkan kepadamu supaya kamu tidak termasuk orang-orang yang tidak berpengetahuan".[QS. Hud:46]

Az-Zamakhsyari:
"..............Apakah aku yang tidak tidur selama 2 purnama, dan engkau tidur nyenyak dan setelah itu kau ingin menyamai derajatku?"

#myerror: "Apakah aku yang tidak tidur selama 2 malam, dan engkau tidur nyenyak dan setelah itu kau ingin menyamai derajatku?"

[more fine]

Pengkhianat!

Jujur, menghargai ketulusan, menghargai kepercayaan, itu adalah sesuatu yang sangat berharga sekali.
Bagaimana mungkin kamu akan di hargai, di percaya dan di senangi orang, apabila sifat khianat kental sekali di dalam dirimu?

Satu contoh; ketika bertransaksi, dengan siapapun; kau harus menghargai kepercayaan mereka yg mau bertransaksi denganmu. Salah satunya dengan menawarkan barang daganganmu tanpa sediktpun menutupi kekurangan dan kelebihannya. Apabila si pembeli terkesan tidak perduli untuk meneliti barang daganganmu, itu bukan karena dia bodoh ataupun tidak mempermasalahkannya.

Itu bisa jadi karena banyak hal.. salah satunya; sedang menguji kejujuranmu, dan memberi kepercayaan kepadamu setelah sekian banyak orang sudah meragukanmu.
Kenyataan bahwa kamu seperti sampah di sekitar umat manusia; itu nyata.
Tapi, masih ada yang mempercayaimu, memberi kesempatan kepadamu untuk bisa di percaya..kenapa kamu sia-siakan itu?
#Bahkan, di dunia hitam pun, pengkhianat tak punya tempat!

Seharusnya, kamu katakan kepada pembeli barang daganganmu; kalau dia melewatkan kesempatan untuk meneliti barang yg di beli..bahwa ada cacat di situ.
Jelaskan sebabnya, katakan sejujurnya. Apalagi orang tersebut adalah satu dari sedikit orang yang masih memberimu kesempatan dan selalu Welcome...
Apa karena dia "cacat", lalu kamu berpikir bisa memanfaatkannya?
Sepicik itukah kamu? Setelah semua hal buruk kau tebarkan berujung tatapan jijik tertuju kepadamu?
Sempit.

Setelah ini, aku dan kami hanya bisa mendo'akanmu..semoga Allah memberimu kesadaran hakiki, kembali kepada nurani, dan tidak mengukur diri terlalu tinggi.
Apabila itu tidak berlaku juga;
Hancurlah kamu sehancur-hancurnya!

Selalu di Sini

Aku selalu disini
Menunggu sunyi sendirian
Mata malam, tajam menusuk pinggang
Hanya untuk melihat masihkah segar "udara" di gelap malam?

Aku selalu disini
Selamanya sendirian tanpa kau yang gila sekarang
Lampu malam, sudah tak bisa ku bayangkan
Karena untuk apa mengharap yang hanya bisa dikenang?

Tunggu saja

Jika kau menjalaninya dan jika kau bisa mengerti akhirnya
Aku akan menunggu untuk itu
Aku akan menunggu untuk ceritamu...
Datanglah padanya, dengan yang kau punya nantinya

#bangkitlah kawan, teriaklah di ini malam.. prasangka busuk itu harus kau hancurkan!

[more fine]

"Banyak kepala yang terpangkas dari leher karena Kata-Kata" !

"Banyak kepala yang terpangkas dari leher karena Kata-Kata" !

#Banyak kepala yg celaka, karena pemiliknya mengatakan kalimat yang tidak berguna!

#Banyak leher yg tertebas karena pemiliknya salah lidah yg tidak dapat di benarkan oleh al-Khalil dan Sibawaih.

Bukankah manusia masuk neraka (bisa) juga di sebabkan oleh lidah mereka?

"TIADA SATU UCAPAN YG TERUCAP MELAINKAN DI DEKATNYA ADA MALAIKAT PENGAWAS YANG SELALU HADIR" (QS. Qaaf:18).

#"Lidah adalah penzalim yang harus di kurung sebelum ia melakukan dosa"

#siapakah al-Khalil dan Sibawaih itu?

Yang akan mengadili:
Yang sering ghibah.. Yang merasa hebat ketika membicarakan aib saudaranya-yang sudah mati... Yang merasa modern saat beraktifitas diatas "kepala-kepala yang di permalukan!"

#Dan pastinya juga yg sering menghina, memfitnah dan menghujat Nabi dan Rasul utusan Allah...

Semoga Allah SWT secepatnya mengadili kalian, Aamiin ya Rabbal Alamiin...

If Soulcry Knew!

[MORE FINE]

Salam buat Sang Fajar

Lihatlah hari ini.
Sebab ia adalah kehidupan, kehidupan dari kehidupan.
Dalam sekejap dia telah melahirkan berbagai hakikat dari wujudmu.
Nikmat pertumbuhan.
Pekerjaan yang indah.
Indahnya kemenangan.
Karena, hari kemarin tak lebih baik dari mimpi.
Dan esok hari hanyalah bayangan.
Namun hari ini ketika hidup anda sempurna, telah membuat hari kemarin sebagai impian yang indah.
Setiap hari adalah bayangan yang penuh harapan.
Maka lihatlah hari ini.
Maka inilah Salam untuk Sang Fajar.

--la tahzan--

#nikmatilah cuaca pagi selagi masih pagi. Jangan takut (cuaca pagi) ini pergi.
Karena ia pasti akan pergi dengan sendirinya.
Jangan memaki, jika di kepalamu ada kesedihan, maka potonglah...dan jangan Kau usik (lagi) agar tidak memanjang. Biarkan menghilang.
Dan...nikmatnya kopi ku jelang-mengingau tentangmu-sayang?

~o¢¡€n~

"No more reason, no sleep, no tired to live, It's all just what giving to us"

Kalau mendengar tangisan bayi, yg sebenarnya kita sendiri bingung kenapa...itu rasanya gelisah gak karuan... bahkan bayi anak tetangga sekalipun. Ketika si bayi sudah di mandiin, di beri ASI, tapi menangis keras (seperti) tanpa sebab, aku yang dengar dari jauhpun sampe gak bisa tidur. Apalagi melihat ibunya yg ikut panik.
Padahal, bisa jadi si bayi menangis bukan karena sakit, atau kesakitan..tapi bisa jadi pula karena kegerahan, marah, atau merasa tidak nyaman dengan cara ibunya menggendong... bisa karena apa saja...

Tangisan di malam hari bisa lebih membuat panik. Apalagi kalau semalaman tidak tidur sekejap pun. Sangat-sangat melelahkan. Terutama ibunya, dan pasti bagi si bayinya juga. Tidak perlu orang pintar untuk menilai hal semacam ini.
Mungkin untuk si bapak tidak akan begitu terasa, karena sudah pasti si ibu yang mengawasi 24 jam, detik per detik perkembangan anak bukan si bapak. Siapapun itu.

Aku jadi berpikir dalam soal ini, setelah melihat sendiri dalam keseharian, bagaimana mengurus anak-terutama bayi 24 jam.
Dan aku mencoba membayangkan; apakah aku dulu juga seperti itu?
Aku tidak bisa bayangkan bagaimana letihnya ibu mengurusku kalau seperti itu.
Apalagi "katanya" aku terlalu "istimewa". Sampai habis energi untuk merawat masa kecilku. Dan memang, sepertinya seperti itu. Aku mohon maaf, Bapak dan Ibu...

Sekarang, mereka sudah tua...Yang aku pikirkan adalah;jangan sampai mereka tak terawat, dan semoga selalu sehat. Ada yg bilang katanya orangtua yang sepuh itu ada yang sampai bisa terkondisikan seperti sewaktu bayi. Apalagi yang mempunyai penyakit tertentu. Buang kotoran di sembarang tempat dan tak kenal waktu.

Pertanyaan yg mengganguku;" apakah ada yang seperti itu? Dan apakah kita akan merawat orangtua kita dengan baik seperti di saat mereka mengurus kita sewaktu bayi?"
apabila kembali seperti itu, bersabarkah kita? Apakah akan selalu riang gembirap-mencoba tertawa seperti gembiranya orangtua kita sewaktu kita menangis di saat bayi hingga dewasa? Bisakah untuk tidak marah,,sedikitpun?

Demi Allah..aku berdo'a; semoga tidak ada yang seperti itu...dan seandainya ada, aku berharap siapapun kalian akan merawat penuh kasih sayang orangtua kita persis seperti saat mereka merawat kita di saat bayi hingga dewasa...Aku berharap sekali, Aaamiin yarabbal alamiin......

#emyecry

Untuk para "anjing gila"


Cara berbicara, pemilihan kata, dan nada bicara seseorang; cenderung mencerminkan watak dasar orang tersebut.. juga cerminan dari kecerdasan & seberapa mumpuni ilmunya.
Anjing seharusnya memang mengonggong di saat kafilah lewat. Itu memang kebiasaan kalian. Tapi, Anjing juga sebaiknya berperilaku laiknya anjing-jangan ingin di anggap kucing. Apalagi ingin di anggap secantik kucing anggora.., karena, Anjing sampai kapanpun tetaplah anjing, Kecuali Allah menghendakinya jadi kucing.

Maaf, kali ini aku sedang membahas "anjing"...
Satu jenis binatang yg berperilaku lebih sering "tak karuan". Ada banyak jenis anjing. Kali ini aku sedang berbicara tentang anjing-anjing gila yg mungkin terkena rabies.

Mereka menggonggong dan mengganggu sekali keseimbangan "suara alam". Mereka pikir sedang bernyanyi lagu merdu sekali. Bagiku itu seperti nyanyian basi tak bernada sama sekali. Asal bunyi...comot nada sana-sini, di remix asal ngemix dan penuh distorsi yg bikin sakit telinga ini. Distorsi yg bahkan tidak menyuarakan satu bentuk nada sedikitpun-tak ada nada sama sekali. Bahkan lebih enak di dengar nada kentut Gw... di cocok-cocokin pun, gk nyambung, gak berbentuk "iramanya"....

aku sedang berpikir kenapa juga mereka sekarang cenderung berani nunjukin diri sedang berteman dengan para babi???

[more fine]

Wasiq Billah Annidzam.

Memang yang namanya bayi, mau nangis, mau rewel tetap membawa nuansa tersendiri. Semua yang ada
berebut untuk menenangkan, semua memang terasa tetap menyenangkan. Terlebih kalau si bayi kemudian menjadi cool, sajikan senyum menawan, bersikap tanpa merasa sedikitpun merepotkan,  ...
Dan menjadi sangat 'menakjubkan' di saat sehabis di mandikan, berdandan dengan cueknya pipis mengucur deras ke atas, seperti mengajak basah-basahan...  ..
Pagi segarku yang menyenangkan....

Wasiq Billah Annidzam.

#Teringat dengan moment gendong Faridz Hamidi, becandain Hafizh AL Khakam, lalu Reva Ahmad K, Sofie Inayati Rois, Dhea Pramesti, Aini Soraya, dan banyak lagi.... Semoga kalian menjadi anak yang sholeh dan sholehah, Aamiin ya Allah... — senang dan tenang
Aku terus (ingin) berjalan saat manusia terlelap, dan malam sedemikian gelap...
Aku tak bisa tidur karena mengenangmu, wahai cita-cita yang terindah...
Kulihat kesenangan yang berlebihan itu, hanya teraih seperti buih, walau telah melewati ribuan peristirahatan lelah.

"tidurlah, kau telah melelahkan biji matamu“

#kembali kepada tidur, setelah berjalan-jalan mengenang yang terindah sebelum hadirnya "kematian".

[emye]

swype...

Assalamu'alaikum...
Pagi yang cerah. Sesudah menikmati rejeki pagi hari untuk bekal jelang ini hari tanpa emosi.

Another boring day for me. Setelah mencoba lari dari suasana sang pemurung-yang terkurung, kini terikat lagi oleh rantai kesalahan yang tersambung karena kenekadan si bodoh yang di paksakan.
"Bereksperimen tanpa ilmu, seolah dunia masih milikmu...". padahal itu (tidak) benar (lagi).
Seharusnya aku tidak boleh seperti "keledai yang bermimpi menarik gerobak-dan juga kereta kencana...".
Sebenarnya aku hanya ingin berbicara kepada yang sudah tak lagi ada di batas pandangan mata, tentang saya, mereka, mimpi yg tak terbeli, dan juga sisa-sisa caci maki mulut sampah ini.
Atau bercerita tentang para hawa, yang selalu mengunjungiku ".. seperti memendam malu, dan selalu datang di gelapnya malam..."

Terkadang hanya ingin bersenang-senang dengan "seni bergembira", tak lebih tak kurang: bersenang-senang.
Aku tak ingin menjadi picik, berwawasan sempit, dan penuh egoisme karena marah kepadaNYA. Tidak ingin menjadi musuhNYA..
"mereka di cemaskan oleh diri sendiri" QS. Ali Imran:154.

...dan juga ingin menjadi penyabar yang selalu senang...
"kala seorang jelata dalam kesengsaraannya, ringan baginya untuk mendaki gundukan lumpur..."

Dan juga nikmatnya berpengetahuan...
"Dan, Dia telah mengajarkan kepadamu apa yang belum kamu ketahui. Dan adalah Karunia Allah itu sangat besar." QS. An-Nisa:113.

"Sesungguhnya Aku mengingatkan kepadamu supaya kamu tidak termasuk orang-orang yang tidak berpengetahuan." QS. Hud:46.

 Hidupku penuh dengan derita buruk yang sama sekali tidak menunjukkan keramahan? [montaigne].
----------------
#efek terjepit tembok derita,
Setelah berminggu-minggu bengong, ngetik di hp pk swype kyk wong cabul because katro ora iso sabar kulo...
Semoga bisa kelar cepat ya, "mesin ketikku", Aamiin...

[more fine]]

Celakalah kau, segeralah bangun sebelum burung berkicau!

Celakalah kau, segeralah bangun sebelum burung berkicau!

Sebab umur begitu cepat pergi malam begitu cepat berlalu!
Uang akan begitu cepat melayang, tetapi rejeki tak begitu saja datang...
Di dalam tembok nyaman tiada teman bercurah rasa,
Tiada saudara untuk kau ajak bicara terbuka

Di perempatan kau jual jiwa-jiwa muda?
Demi kesenangan mata-mata gila
Perampas asa yang tersisa
Dari jiwa-jiwa muda yang sedang terluka.

Dan terbangunkan bisik dingin hembusan angin
Berharap di hangatkan ramuan stimulan penguat malam?

[more fine]

aku

Ada Anjing (kena rabies), pengin terlihat seperti kucing persia.
Sampai kapanpun, anjing tetaplah anjing...Kecuali Allah SWT menghendakinya lain.
Tapi anjing juga makhluk ciptaanNYA..asal gak rese ya bolehlah "eksis" bentar...

Aku hidup tanpa memperdulikan hasil (yang belum terjadi).
Tidak ada gunanya untuk perduli

"jika aku punya keinginan, akan terus maju...dan aku tahu, di saat ragu, maka hancurlah keinginan itu"

Dan semua mimpi itu,
Kau cari, tanpa memaki, racuni diri seperti tempo hari..

Kau jelang hangatnya angin malam...
(tanpa) dendam......

[more fine]

Kematian

"La Tahzan..."
Kematian pasti akan datang, kepada setiap orang. Entah dia zalim ataupun yang di zalimi. Yang kuat maupun yang lemah.
(yang kaya ataupun yg miskin, yang rupawan maupun buruk rupa).

Kematian yang akan kita hadapi bukanlah sesuatu yang baru...
Karena, orang-orang sebelum dan setelahmu pasti akan mati.

Ibnu Bathutah menyebutkan bahwa di wilayah utara ada satu kuburan yg di dalamnya berisi seribu raja. Di atas kuburan itu tertulis:
"Dan tentang raja-raja mereka, tanyakan kepada tanah kepala-kepala yang dulu di hormati itu kini jadi tulang belaka.."

Semua telah lenyap dari mereka, Kecuali berita dan pembicaraan tentang mereka.

[Apakah kamu melihat seorangpun dari mereka atau kamu dengar suara mereka yang samar-samar]->QS Maryam: 98.

[Sesungguhnya, kamu telah bekerja sungguh-sungguh menuju Rabb-mu, maka pasti kamu akan menemui-Nya.] QS. Al-Insyiqaq:6.

[Sesungguhnya, pada kisah-kisah mereka itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal.] QS. Yusuf: 111.

[Maka, ceritakanlah (kepada mereka) cerita-cerita itu agar mereka berpikir.] QS. Al-A'raf:176.

Dan Semoga kita bisa seperti ini;

#Umar mengatakan, "Ketika pagi tiba, saya tidak mempunyai target apapun, kecuali saya akan menerima qadha Ilahi"
Artinya, Umar sangat rileks menghadapi qadha Allah, baik yang manis maupun pahit.

«Silahkan kematian membidik semaumu, karena aku telah terlatih untuk berani.»

[emye]

GoBlog!

Kau bersembunyi di keramaian. Aku tahu kau mencoba sangat keras untuk tidak berputar kepala melihat ke belakang.

Wajahmu yang besok, itu bukanlah yang kemarin.

Kau bukan satu-satunya yang telah mengalami itu. Aku pernah ke sana sendirian dan hancur kemudian. Menjemput angan dengan cara tak berbataskan.

Menataplah ke depan. Tunjukan dengan tinju di tangan apa yang akan mereka dapatkan.
Dan kepalamu memikirkan, setelah terdinginkan. Hatimu tunjukkan perasaan.

Jangan panik teman

Terjebak amarah di saat gerah.. tersulut kelam di awal malam...
Seperti berteman dengan setan. Temani aku kawan...

saatnya memulai yang belum terselesaikan... nge-"G0"-Blog...

[emye]

 
look..