Emye=>Klik mukaku! coretane emye|Muhtar Yahya coretane emye
Baca dulu yo..taruh kursor di Gif ini..

Morepain to Morefine

Morepain to Morefine?
Semua indera saya siap untuk hidup. Sementara babi tersandung jatuh mabuk seperti sebelumnya-menubruk!
Aku terjerembab jatuh "slow down"-tak buruk, tapi mereka lebih; tersandung jatuh "off-down" lalu terpuruk!

Mendapatkan asa telah hilang-di buai setan?
Dan di mana itu semua tidaklah beres tenan...

*Biarlah yang gila tertawa-tawa...
*Semua pain saya datang untuk buat diri lebih hidup*

Ready to Destroy!

Tersakiti oleh pagi? Mungkin bukan itu..pagi tidak pernah memberi kita beban.
Pagi selalu berikan kesegaran, tantangan dan harapan.
Yang selalu siap untuk hidup, selalu terlihat segar di pagi harinya...
Bilamana beban hidup terasa berat-bahkan kau sulit menikmati pagimu hanya karena kesulitan membuat kopi pagimu, atau tak mampu lagi membelinya, tetap bergembiralah, syukuri hidup ini...
Hanya mungkin kau perlu sedikit lagi bersabar melihat "turunnya" para setan dari singgasana. 
Bilamana manusia itu sudah enggan mendengarkan yang memberi amanah, sangat dholim dan rakus duniawinya, ya sudahlah...
Sekarang hanya; soal waktu, itu saja...
*************************************************
"No" Symphony for Destruction!

"Sistema da Imb├ęcil" || If Soulcry Knew

"Sistema da Imb├ęcil" || If Soulcry Knew
--------------------------------------------------
"Andai dulu, andai itu bisa terasa wajar
Jangan biarkan "sedih" itu terbakar
Hancurkan saja resahmu terkapar
Aku yakin itu tidaklah kurang ajar.." (?)
Tapi sedih sekali, sikapmu
Sungguh menghancurkanku
Meluluhlantakkanku setiap hari
Habiskan energi rasa ingin memaki
Kealpaan terlibat terlalu menyatu
Kau tahu bagiku kau orang dungu
Muka maki memikirkan "lupamu"
Mulut itu membohongiku, kau tahu itu
Kau kira tak ada yang salah
Tapi kau salah, banyak salah
Jangan pikir kau bisa bertahan dari susah
Mungkin bisa, tapi aku sudah terluka parah
Berusahalah tak berdusta
Berhentilah untuk memanfaatkan
Haruskah dustamu, haruskah bodohmu ku katakan
Haruskah itu ku biarkan terus ada
----------------------------------------------
‪#‎Ora_iso_turu_senajan_wis_ngantuk_aku_kemutan_bokekku‬,...

"Selamat" Tahun Setan!

Karena sesuatu yang berlebihan... Sungguh terasa kini "nikmatnya"...
Apakah ini masih akan berlanjut?
Mungkinkah Allah memberikan kelonggaran?
Segala sesuati pasti ada maksudnya, tidak ada yang "kebetulan"!
Ini bukan sedang berbicara tentang "hukum karma"!
Tidak, saya jiwa lurus-setidaknya bukan pengikut ajaran musryik..
Saya berbicara tentang: "sebab-akibat"!
‪#‎SebabKoweGemagusanGemedeLanSombong‬
‪#‎JadiHabislahSekaligus‬ ‪#‎Nikmatmu‬!
*NabokDiriSendiri!
‪#‎GBU‬‪#‎Goblok‬ ‪#‎U‬ ‪#‎A‬*u !
R U Tau ?

Kuda vs Kodok

"Berisik Koe"
*----------------*
Hey situ..hey b*bu mister tampan polah setan
Dengarkan rakyate minor di sana
Buka Telinganya
Dengarkan ayolah, mari semua pasang kupingnya
Melewati bisingnya
Tidak mungkin anda oot adanya
Hidupmu sendiri tidak ada yang mengerti?
Mendengarkan suara hati dan persetan budeglah telingamu itu?
Semua karena duitku
Dalam permainanmu
Dan kenyataan mahalnya hidup mengajarkanmu:
"Persetan!" mislead; "neurotik is not gone?"
Dengarkan si penerima kartu miskin
Hey situ, hey kamu! kesinilah lihatlah melangkah kedepan
Apa benar dunia itu kejam, jauh terlihat dari tempatmu berada
Penutup terbuka
Dan ikatanmu terurai lepas
Kesempatannya adalah
Berdiri, dan lari hampiri buat mereka senanglah
Hidupmu sendiri tidak akan tersakiti
Mendengarkan suara hati dan persetan budeglah telingamu itu
Semua karena duitku
Dalam permainanmu
Dan kenyataan mahalnya hidup mengajarkanmu:
"Persetan!" mislead; "neurotik is not gone?"
Dengarkan si penerima kartu miskin
Dan akhirnya apakah para miskin harus berteriak:
"Heyy "b*bu", kau *su...",
"..heyy *su, kau tipu aku.."
"Heyy "ba*bu", kau *su...",
"..heyy *su, kau tipu aku.."

Ilusi Negeri Surgawi

"Ini Hanya Opinikoe Di Saat Tengah Harikoe"
*********************************************************
*"History is A Lie"
"Sejarah" yang mereka tulis adalah kebohongan, itu kebanyakannya.. Termasuk cerita manis para satrawan memanipulasi kalimat indah untuk mengaburkan kenyataan-untuk menciptakan masa depan..
Bahkan cerita setanpun mereka manipulasi, padahal itu cerita tentang diri mereka sendiri...
Sejarah adalah: tergantung siapa penulisnya, itu "faktanya".
*"Religion" is A Control System
Ini sangat ambigu-kata teman, atau tepatnya tidaklah "tepat"?
Mungkin maksudnya: agama (sudah menjadi) sistem pengendalian, atau sebuah sistem yang di pergunakan untuk mengendalikan?
Kalau parameter yang ada dalam Kitab Petunjuk Al Qur'an dan As Sunnah sebagai sumber aturan untuk mengontrol sistem, saya suka...
*Tapi tidak apabila itu seperti yg terjadi di barat sana di abad pertengahan. Di mana kalangan "agamis" menjadi bengis, berkuasa di memakai jubah putihnya. Melakukan persekusi agama seperti hobby saja. Itu yang di sebut agama yg di peralat untuk mengontrol "sistem"!
*Money is A Hoax
Hoax? Menipu atau tertipu?->entahlah..sudut pandang kapitalis ataupun atheis pasti berbeda, walaupun hampir kembar adanya.
Yang pasti uang bisa melakukannya. Uang sudah menipu ummat manusia, memberi harapan setinggi langit. Menjadikan penguasa-penguasa menjadi pengkhianat, laknat, jahat. Uang membuat orang biasa jadi gila dunia-setelah menikmatinya secara berlebihan.
Tapi, uang juga di butuhkan..ya, untuk meneruskan hidup, untuk meneruskan kewajiban, kebutuhan kita akan AdaNya.
Yang pasti: uang hanya ada di dunia, di pergunakan oleh dunia, dan hanya (lebih banyak) untuk dunia.
*Debt is A Fiction
Utang adalah fiksi. Sepertinya ini hanya bisa di mengerti oleh yang pernah mengalaminya. Ya, para kapitalis ataupun sosialis yg bertopeng, pasti sangat tahu maksudnya.
*Media is Manipulation
Media sudah "seharusnya" di pakai untuk senjata. Membohongi publik adalah proyek menggiurkan. Perdetiknya cerita sajian media akan menghasilkan uang yang besar..sangat besar. Media, juga memainkan peran penting menuliskan "sejarah" (kebohongan), termasuk yang di tuliskan oleh para sastrawan. Pernah dengar istilah: PENCITRAAN?
Nah, itu dia..proyek abadi dengan nilai dollar yang kekal, dan itu sangat besar. Media bisa menjadikan sang pinokio menjadi raja...bahkan bisa membuat seorang proxy menjadi "nabi" dan dewa-begitu pecundang menyebutnya, ah, gila.
*Government is A Corporation
"Pemerintah" sudah/ adalah korporasi?
Ya, apabila saudagar-saudagar yang serakah berebut kuasa. Demi masa depan proyek-proyeknya, mereka menanam saham pada "pemimpin" kita. Contohnya ya sang pinokio itu. Di negeri dengan sistem tata negara, undang-undang (buatan 100% manusia [gila dunia] )-> yang kacau balau, maka yang muncul adalah pemerintahan yang sangat korporasi. Tapi itu bukan untuk negara. Hanya untuk diri mereka saja; pinokio dan pengikutnya.
‪#‎TheSystem_is_An_Illusion‬
‪#‎Wake_up‬!
*-----------*
*cuma pendapat si fakir ilmu saat "melihat negeriku". Subyektif?
Ya, silahkan "sempurnakan" saja...

Sederhanaku

Setelah merasakan more "pain", terus bisa bertahan, kuat & bersabar, mau ngeluh malu rasanya,
Semoga selanjutnya adalah: more "fine", 
Aamiin ya Rabbal'alamiin...

"hold sound and fly, kill bound and cry" (?)

Asusila

"Dalam Naungan Lucifer Tersenyum di Singgasana"
----------**********----------**********-------------
Saya lahir di bagian busuk sudut kota?
Kumpulan sampah terbesar yang pernah kulihat
Di mana pun Aku akan pergi dan di mana pun Akan bergembira 
Kudapatkan juga kejahatan di sekitar!
Ibuku adalah "jalang" dan Ayahku adalah "pembunuh"!?
Selalu dibayar untuk pembunuhan "karakter..."
Berkelahi yang di katakannya: "berjuang sepanjang hari"!
Satu-satunya cara untuk bertahan hidup; kami bukan loser!
Harus membunuh untuk menyelamatkan hidup saya sendiri?!
Tapi semua tidak ingin pergi ke neraka
"Aku tidak akan pernah kembali, Aku tidak akan pernah kembali!"
Itu untuk diam bertahan di sudut sialan kota!!!
"Aku adalah penyaji akar-akar berdarah di negeri sorgawi"
Ketetapan Tuhan ku jalankan dengan senang saat ini
Bahwa janji-janji adalah penipuan, ya itu pasti
Lalu, kenapa tetap kau makan itu menu babi?

Teman, hidup ini....

~Untuk Teman Yang Sudah di Depan~
√Yang setengah-setengah pun (nampaknya) ada yang bersyukur... Yaa, setidaknya bersyukur masih ada kesempatan. Untuk lebih baik, segala sesuatunya. Hanya saja, progress juga harus di perhatikan "segala sesuatunya" pada hal yang juga krusial, perihal "kewajiban vertikal" bukan? Harus itu.
√Karena: Hidup saat ini hanya fase sementara. Harus ada persiapan juga untuk bekal penawar di fase selanjutnya.
R U ngerti?
*Mungkin sulit rejeki karena kau terlalu banyak mencari "inspirasi" saat nginum kopi-hasil ngutang lagi... ~>dan itu rejekimu sebelumnya juga gak pernah di zakati. Cuma di saat Hari Fitri?
Ah, sudahlah.. Semoga kedepannya lebih baik lagi. Kerja keras dan juga sebelum dan sesudahnya kau penuhi kewajiban mu terhadapNya. Setelah itu berdo'a ekstra..lagi dan lagi ya...
*Yang miskin ilmu dan (sedikit) jarkoni macam hamba ini juga bisa dan masih mau mengingatkan, sekaligus menasihati. Kau harus lebih malu pada diri sendiri. Ayo, "bangun" lagi!

Tak Berdaya

"Aku tak Berdaya, Mayat Hidup-Rindu Mati.."
************************************************
Jauh sekali, hidup ini telah tersesat jauh sekali
Jauh sekali sehingga tak ingin ku kenang
Hanya bisa terkurung murung?
Hanya yang terpikirkan tentang orang-orang yang peduli hidup dan matiku, nyata itu!
Kan kukejar cahaya terang
Hingga akhir hayatku....
Aku tak tahu apakah masih layak berharap
Untuk tak semakin tersesat
Bersama jiwa-jiwa yang hampir mati
Agar bisa terus hidup teruskan takdir Illahi ini
Kehidupan terus berjalan
Perjuangkan asa tanpa tolak takdir dan suratan
Sampai mati akhirnya mengakhiriku kawan
Bersamamu kuhadapi gelapnya perjalanan?
Kitalah bukan pecundang? Kitalah sang pemenang?

Kenapa, Oh Kenapa?

"Nangopo...oh, nangopo... Tell me Aku yooo..."
***************************************************
Tertawa gila senang bukan kepalang
Serasa sexy mencium pantat bulat geliat setan
Teman ini saatnya cintai hati untuk tidak menangis kesakitan
Untuk usir suka pada orang-orang bodoh, biarkan pergi
Ayolah, kawan....
Buka mata, jika punya waktu yang terlalu lama
Mereka meludahi kesucian hati bukan?
Itu yang sedang kau lihat hal terkutuk kejahatan tertinggi
Membunuh anakmu dan mungkin membunuh saya
Tapi kita semua tidak keberatan?
Mengapa, mengapa, katakan padaku mengapa?
Pada hari-hari sepi, kau buka pakaian kesopanan
Abaikan peringatan Tuhan, aku bertanya mengapa?
Bagaimana kita bisa gagal mematuhiNya?
Masih belum bisa berubah dari hitam ke cahaya terang?
Mengapa harus menunggu?
Apakah kau melihat ke bawah dan tertawa pada yang tertinggal
Tidak bisakah kau melihat mereka perlakukan anak perempuan
Mereka percaya bahwa mereka bisa berjalan di atas awan
Mereka membunuh anakmu dan mungkin membunuh saya
Tapi kita semua tidak keberatan
Mengapa, mengapa, katakan padaku mengapa?
Pada hari-hari sepi, kau buka pakaian kesopanan
Abaikan peringatan Tuhan, aku bertanya mengapa?
Bagaimana kita bisa gagal mematuhiNya?
Masih bekum bisa berubah dari hitam ke cahaya terang?

Rusaklah Saya...

"Ah, rusaklah saya, menerjang terangsang, malang...."
*********************************************************
Benci, sesuatu, saat ini, bagaimanapun itu kecewakanku
Tendang sesuatu dari dirimu untuk kejujuran
Kekangmu?
Sesuatu, di dalam darimu, "Aku tidak pernah mengikuti setan"?
Jadi berikan aku, bukan intermezzomu
Benci, sesuatu, bagaimanapun latarnya setiap hari
Berurusan dengan ada pengampunan, meminta ampun
Mengapamu?
Omong kosong itu, Sekarang semua orang serasa membohongi
Jadi berikan, aku bukan sampahmu
Setiap hari aku bisa merasakan menelan, dalam sesuatu yang harusnya milik saya
Terlukaku?
Aku tidak ingin merasakan gelisah saja
Setiap hari merasa begitu hampa, di dalam saya memukuli saja?

Teman-teman....

Subyektif. Tidak bisa di Generalisir: teman..memang...
Pertemanan (friendship) merupakan sebuah makna signifikan yang mesti ditafsirkan ulang oleh kita masing-masing. Seperti misalnya, makna dari “teman baik” berbeda dari antara saya dan anda, atau bahkan dengan "teman baik" saya sendiri. Sebagian orang khususnya remaja meyakini benar bahwa teman baik adalah seseorang yang dapat dipercaya, bisa menjadi tempat untuk menceritakan semua rahasia (ah, bodoh.. yang benar saja buka aib juga?). Sementara yang lain mendefinisikannya sebagai seseorang yang bisa setia menemani di saat sedih maupun bahagia-katanya...
Ya, ini memang relatif benar, namun sejatinya masih terdapat sebuah makna signifikan dari sahabat baik yang sangat penting dalam perspektif Islam. Yaitu:
Seseorang yang bisa membantu kita untuk lebih dekat kepada Allah, berusaha selalu ada dan membuat kita menjadi lebih patuh dan taat kepada perintah dan ajaran-Nya. Selalu mengawal di jalan yang lurus.
Yang pasti juga: teman bukanlah pengkhianat->menusuk tulang rusuk dan oportunis bengis selalu palsu senyum busuk mengangguk-angguk.
Melo? Ah nggak.. Ini cuma sedikit nonjok "$i k*pl*k..."->tapi yang pasti juga ini bukanlah:"desperate cry"!!!
‪#‎ApaKabareKoweTeman‬?!!!


Teman

Subyektif. Tidak bisa di Generalisir: teman..memang...
Pertemanan (friendship) merupakan sebuah makna signifikan yang mesti ditafsirkan ulang oleh kita masing-masing. Seperti misalnya, makna dari “teman baik” berbeda dari antara saya dan anda, atau bahkan dengan "teman baik" saya sendiri. Sebagian orang khususnya remaja meyakini benar bahwa teman baik adalah seseorang yang dapat dipercaya, bisa menjadi tempat untuk menceritakan semua rahasia (ah, bodoh.. yang benar saja buka aib juga?). Sementara yang lain mendefinisikannya sebagai seseorang yang bisa setia menemani di saat sedih maupun bahagia-katanya...
Ya, ini memang relatif benar, namun sejatinya masih terdapat sebuah makna signifikan dari sahabat baik yang sangat penting dalam perspektif Islam. Yaitu:
Seseorang yang bisa membantu kita untuk lebih dekat kepada Allah, berusaha selalu ada dan membuat kita menjadi lebih patuh dan taat kepada perintah dan ajaran-Nya. Selalu mengawal di jalan yang lurus.
Yang pasti juga: teman bukanlah pengkhianat->menusuk tulang rusuk dan oportunis bengis selalu palsu senyum busuk mengangguk-angguk.
Melo? Ah nggak.. Ini cuma sedikit nonjok "$i k*pl*k..."->tapi yang pasti juga ini bukanlah:"desperate cry"!!!
‪#‎ApaKabareKoweTeman‬?!!!

Morepain to Morefine ?

Morepain to Morefine?Semua indera saya siap untuk hidup. Sementara babi tersandung jatuh mabuk seperti sebelumnya-menubruk.
Aku terjerembab jatuh "slow down"-tak buruk, tapi mereka lebih; tersandung jatuh "off-down" lalu terpuruk.
Mendapatkan asa telah hilang-di buai setan?
Dan di mana itu semua tidaklah beres tenan...

*Biarlah yang gila tertawa-tawa...
*Semua pain saya datang untuk buat diri lebih hidup*
 
look..